2024-01-12•7 menit baca
Memulai dengan Docker dan Kontainerisasi
DockerDevOpsContainers
Panduan pemula tentang container, image, dan konsep dasar Docker dalam pengembangan modern.
Memulai dengan Docker dan Kontainerisasi
Docker mengubah cara kita men-deploy software. Panduan ini menjelaskan dasar-dasar kontainerisasi.
Apa itu Docker?
Docker adalah platform untuk mengembangkan, mengirimkan, dan menjalankan aplikasi di dalam container.
Konsep Utama
Image
Image adalah template hanya-baca untuk membuat container.
FROM node:18-alpine
WORKDIR /app
COPY package*.json ./
RUN npm install
COPY . .
EXPOSE 3000
CMD ["npm", "start"]
Container
Container adalah instance berjalan dari sebuah image.
Dockerfile
Dockerfile menjelaskan langkah-langkah untuk membuat image.
Perintah Dasar
Contoh berikut menunjukkan cara membuat image, menjalankan container, melihat container aktif, lalu menghentikannya:
# Build an image
docker build -t my-app .
# Run a container
docker run -p 3000:3000 my-app
# List running containers
docker ps
# Stop a container
docker stop <container-id>
Manfaat
- Konsistensi: Lingkungan pengembangan dan produksi tetap serupa.
- Isolasi: Dependensi tidak saling bertabrakan.
- Efisiensi: Lebih ringan dibandingkan VM.
- Portabilitas: Berjalan di perangkat yang memasang Docker.
Kesimpulan
Docker penting dalam pengembangan modern. Mulailah dari hal kecil sebelum mempelajari pola yang lebih lanjut.